Perta Arun Gas (PAG) terus melakukan ekspansi strategis dalam pengembangan bisnis Gas Utilization and Commercial Development (GUCD) di Terminal Arun. Langkah ini dilakukan guna mengoptimalkan potensi infrastruktur energi yang dimiliki perusahaan dalam skala global.
Berdasarkan data terbaru, layanan penyediaan fasilitas bagi kapal LNG di Terminal Arun mengalami peningkatan minat yang signifikan dari pasar internasional. Sejak tahun 2023, tercatat lebih dari 38 kapal LNG asal berbagai negara telah memanfaatkan layanan di terminal tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Terminal Arun memiliki daya tarik yang kuat sebagai titik strategis dalam rantai pasok energi dunia.
Pengembangan bisnis GUCD ini merupakan bagian dari upaya PAG untuk meningkatkan nilai tambah aset dan memperluas portofolio layanan mereka. Dengan kemampuan melayani puluhan kapal global, Terminal Arun tidak hanya berperan sebagai fasilitas penyimpanan dan distribusi energi domestik, tetapi juga menjadi hub penting bagi kapal-kapal pengangkut gas alam cair yang melintasi jalur pelayaran internasional.
Keberhasilan dalam menarik minat operator kapal global ini mencerminkan efisiensi operasional dan standar keamanan yang diterapkan oleh Perta Arun Gas. Fokus pada peningkatan layanan diharapkan dapat terus mendorong volume kunjungan kapal LNG di masa mendatang, yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi di sektor energi.
Terminal Arun sendiri merupakan salah satu fasilitas pengolahan dan penyimpanan LNG terbesar di Asia Tenggara yang terletak di Aceh. Fasilitas ini memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional serta menjadi pintu gerbang ekspor energi Indonesia ke pasar global, mengingat lokasinya yang strategis di jalur perdagangan laut internasional.






