Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR RI memberikan respons positif terhadap pergantian kepemimpinan di institusi Kepolisian Republik Indonesia. Komjen Suyudi Ario Seto, yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prayitno, dinilai membawa angin segar bagi penegakan hukum di tanah air.
Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, atau yang akrab disapa Gus Jazil, mengungkapkan bahwa visi yang diusung oleh Komjen Suyudi mencerminkan semangat baru dalam mengelola Korps Bhayangkara. Fokus utama yang ditekankan adalah konsep 'Polisi Bersama Masyarakat', sebuah pendekatan yang menitikberatkan pada sinergi antara aparat penegak hukum dengan warga sipil.
Menurut Gus Jazil, visi tersebut bukan sekadar slogan, melainkan bentuk komitmen nyata untuk menjadikan Polri sebagai institusi yang lebih humanis dan inklusif. Dengan mengedepankan kolaborasi bersama masyarakat, diharapkan Polri dapat lebih efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.
Langkah strategis ini dipandang penting untuk mempererat hubungan antara polisi dan rakyat, sehingga setiap permasalahan di lapangan dapat diselesaikan dengan pendekatan yang lebih persuasif dan dialogis. Dukungan dari PKB ini menjadi sinyal bahwa legislatif berharap kepemimpinan baru dapat membawa terobosan dalam pelayanan publik dan penegakan hukum yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kapolri merupakan jabatan tertinggi dalam struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Sebagai institusi utama dalam menjaga keamanan dalam negeri, Polri terus berupaya melakukan transformasi organisasi guna beradaptasi dengan dinamika sosial dan tantangan kriminalitas yang semakin kompleks di era digital.






