Kinerja saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terpantau terus melemah di pasar modal. Dalam dua hari perdagangan terakhir, harga saham emiten teknologi raksasa ini konsisten menyentuh batas bawah harga harian atau yang dikenal dengan istilah Auto Rejection Bawah (ARB).
Penurunan tajam ini membuat posisi harga saham GOTO kini berada di level Rp37 per lembar saham. Fenomena ARB yang terjadi secara berturut-turut ini mengindikasikan adanya tekanan jual yang cukup masif dari para investor di pasar reguler, sehingga harga saham terkunci di batas minimum penurunan harian yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia.
Kondisi ini menjadi sorotan bagi para pelaku pasar, mengingat GOTO merupakan salah satu saham dengan kapitalisasi pasar yang besar dan jumlah pemegang saham publik yang sangat luas. Fluktuasi harga yang ekstrem ini mencerminkan dinamika sentimen investor terhadap prospek pertumbuhan perusahaan teknologi di tengah tantangan ekonomi global dan domestik yang masih berlangsung.
Secara umum, saham sektor teknologi memang dikenal memiliki volatilitas yang tinggi dibandingkan dengan sektor perbankan atau konsumsi. Pergerakan harga saham perusahaan teknologi sering kali dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap profitabilitas jangka panjang, efisiensi operasional, serta perubahan kebijakan suku bunga acuan yang berdampak pada valuasi aset risiko.






