Pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta mencatatkan angka positif sebesar 5,52 persen. Salah satu faktor pendorong utama peningkatan ekonomi tersebut adalah masifnya penyelenggaraan acara hiburan, khususnya konser musik skala internasional dan nasional yang digelar di wilayah ibu kota.
Menurut keterangan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, berbagai gelaran musik seperti Pestapora hingga penampilan artis internasional The Weeknd telah memberikan dampak ekonomi yang sangat terasa. Diperkirakan, kontribusi dari sektor konser musik tersebut mencapai angka hampir Rp 250 miliar.
Kenaikan ini menunjukkan bahwa industri kreatif, terutama dalam bidang pertunjukan musik, mampu menjadi katalisator bagi perputaran uang di Jakarta. Dampak ekonomi ini tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara acara, tetapi juga merembet ke sektor pendukung lainnya. Peningkatan okupansi hotel, penggunaan jasa transportasi daring, hingga peningkatan omzet pelaku usaha kuliner di sekitar lokasi acara menjadi bukti nyata dari efek pengganda ekonomi tersebut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai bahwa tren penyelenggaraan acara berskala besar ini memberikan stimulus positif bagi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi kota. Dengan menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Jakarta, sektor jasa dan perdagangan lokal mendapatkan momentum untuk berkembang lebih pesat.






