Kawasan Jakarta mencatatkan peningkatan aktivitas ekonomi yang signifikan berkat penyelenggaraan berbagai acara hiburan skala besar. Dua agenda utama yang menjadi sorotan adalah konser musisi internasional The Weeknd serta festival musik Pestapora, yang dinilai memberikan dampak positif bagi perputaran uang di ibu kota.
Pramono mengungkapkan bahwa rangkaian acara tersebut mampu menggerakkan roda ekonomi Jakarta dengan nilai yang sangat besar. Estimasi perputaran uang dari kedua acara tersebut diperkirakan mencapai hampir Rp250 miliar. Angka ini menunjukkan betapa besarnya potensi industri kreatif dan hiburan dalam menstimulasi konsumsi masyarakat di wilayah perkotaan.
Efek domino dari penyelenggaraan konser dan festival ini tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara acara, tetapi juga menyentuh berbagai sektor pendukung lainnya. Sektor perhotelan dan penginapan mengalami peningkatan okupansi seiring dengan banyaknya pengunjung luar kota yang datang ke Jakarta untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.
Selain akomodasi, sektor transportasi juga merasakan dampak positif melalui peningkatan permintaan layanan transportasi daring maupun konvensional. Di sisi lain, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam acara tersebut turut merasakan peningkatan pendapatan melalui penjualan makanan, minuman, serta berbagai produk kreatif lainnya.
Fenomena ini mempertegas bahwa investasi pada sektor hiburan dan event organizer dapat menjadi katalisator ekonomi yang efektif. Dengan manajemen acara yang tepat, kegiatan seni dan musik mampu menciptakan lapangan kerja sementara serta meningkatkan daya beli masyarakat di sekitar lokasi acara.






