PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) resmi mempererat kerja sama strategis guna memperkuat penyaluran pembiayaan, khususnya yang ditujukan bagi sektor pembangunan infrastruktur dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kolaborasi ini dirancang untuk memberikan kepastian perlindungan risiko atas kredit yang disalurkan oleh Bank Kalsel. Dengan adanya penjaminan dari Askrindo, diharapkan kapasitas penyaluran kredit Bank Kalsel dapat meningkat, sehingga lebih banyak pelaku usaha dan proyek pembangunan infrastruktur di wilayah Kalimantan Selatan yang dapat mengakses pendanaan.
Fokus utama dari kerja sama ini adalah menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif. Bagi sektor UMKM, kemudahan akses pembiayaan menjadi kunci utama dalam meningkatkan skala usaha dan daya saing produk lokal. Sementara itu, dukungan terhadap sektor infrastruktur diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembangunan fasilitas publik yang lebih memadai.
Melalui sinergi ini, kedua lembaga berkomitmen untuk tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga memastikan bahwa penyaluran kredit dilakukan secara terukur dan aman. Hal ini penting untuk menjaga kualitas aset bank sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tingkat regional.
Sebagai informasi, peran perusahaan penjaminan kredit seperti Askrindo sangat krusial dalam sistem perbankan Indonesia untuk memitigasi risiko gagal bayar. Dengan adanya jaminan, perbankan memiliki kepercayaan diri lebih tinggi untuk menyalurkan kredit kepada sektor-sektor produktif yang selama ini dianggap berisiko tinggi, namun memiliki dampak ekonomi besar bagi masyarakat luas.






