Satuan Gegana Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar simulasi pengamanan dalam rangka persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Kegiatan ini dirancang untuk menguji kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi selama ajang balap motor internasional tersebut berlangsung.
Dalam salah satu skenario simulasi, tim Jihandak (Penjinakan Bahan Peledak) dari satuan Gegana dihadapkan pada situasi kritis berupa ledakan bom. Berdasarkan jalannya latihan, personel yang bertugas berhasil melakukan tindakan penyelamatan diri dengan cepat dan tepat saat ledakan terjadi, sehingga risiko cedera fatal dapat diminimalisir.
Latihan simulasi ini menjadi bagian penting dari strategi pengamanan terpadu yang disusun oleh Polda NTB. Fokus utama dari kegiatan ini adalah mengasah respons cepat petugas di lapangan, koordinasi antarunit, serta ketepatan dalam mengambil keputusan di bawah tekanan situasi darurat. Dengan adanya simulasi yang menyerupai kondisi nyata, diharapkan setiap anggota memiliki kesiapan mental dan teknis yang matang.
Pengamanan MotoGP Mandalika sendiri memerlukan perhatian khusus mengingat skala acara yang besar dengan kunjungan ribuan penonton dari dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, penguatan kapasitas tim Jihandak dan Gegana menjadi prioritas guna menjamin keselamatan seluruh peserta, kru, serta pengunjung yang hadir di kawasan Sirkuit Mandalika.






