Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memetakan langkah strategis dalam memperkuat posisi politiknya menjelang Pemilihan Umum 2029. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian partai ini adalah wilayah Jawa Barat, yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan perolehan suara secara nasional.
Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menekankan pentingnya membangun kekuatan politik yang dimulai dari akar rumput. Menurutnya, penguatan basis massa di tingkat bawah menjadi kunci utama agar partai memiliki pondasi yang kokoh dan tidak hanya bergantung pada momentum singkat. Strategi ini diharapkan dapat menciptakan loyalitas konstituen yang lebih organik dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Ahmad Ali menginstruksikan kepada seluruh kader PSI untuk aktif bergerak di masyarakat, terutama di wilayah Jawa Barat. Fokus pada wilayah ini diambil karena karakteristik demografis dan jumlah pemilih yang besar, sehingga jika dikelola dengan maksimal, dapat memberikan kontribusi signifikan bagi posisi tawar partai di kancah politik nasional.
Upaya pembangunan kekuatan dari bawah ini juga dipandang sebagai langkah preventif sekaligus adaptif terhadap dinamika peraturan pemilu yang mungkin berubah di masa depan. Dengan memiliki basis massa yang kuat, partai akan lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan politik, termasuk terkait ambang batas parlemen.
Sebagai informasi, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia. Hal ini menjadikan wilayah tersebut sebagai medan tempur politik yang sangat strategis bagi setiap partai politik yang ingin mengamankan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, mengingat besarnya pengaruh jumlah suara dari provinsi ini terhadap hasil perhitungan suara secara nasional.






