Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung secara resmi telah merampungkan pembentukan struktur organisasinya hingga mencapai angka 100 persen. Pencapaian ini menandai kesiapan administratif partai dalam mengelola roda organisasi di wilayah tersebut.
Menanggapi perkembangan positif ini, Presiden Joko Widodo memberikan arahan khusus kepada seluruh kader PSI di Bandung. Ia menekankan bahwa kelengkapan struktur organisasi hanyalah langkah awal dan bukan tujuan akhir. Menurut Jokowi, keberhasilan sebuah partai politik tidak hanya diukur dari seberapa lengkap bagan organisasinya, tetapi dari sejauh mana partai tersebut mampu hadir di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, Jokowi menginstruksikan agar para kader tidak cepat berpuas diri dengan kondisi organisasi yang sudah terbentuk. Ia meminta mereka untuk segera bergerak aktif dan turun langsung ke akar rumput guna menyerap aspirasi serta membangun kedekatan dengan warga.
Strategi turun ke lapangan ini dinilai krusial untuk memastikan program-program partai dapat terimplementasi dengan tepat sasaran. Dengan memperkuat basis massa di tingkat paling bawah, PSI diharapkan dapat membangun kepercayaan publik dan memperkokoh posisi politiknya di Kota Bandung melalui aksi nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai informasi, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikenal sebagai partai yang menyasar segmen pemilih muda dan milenial di Indonesia. Sejak didirikan, PSI berupaya memposisikan diri sebagai kekuatan politik baru yang mengedepankan transparansi dan integritas dalam berpolitik, serta sering kali menekankan pentingnya keterlibatan aktif warga dalam proses demokrasi.






