Warga Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, dikejutkan oleh fenomena munculnya asap putih dari sumur BDA-004 milik Pertamina EP Jatibarang Field pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Kejadian yang terjadi secara tiba-tiba ini sempat memicu perhatian masyarakat di sekitar lokasi sumur tersebut.
Menanggapi peristiwa tersebut, pihak Pertamina EP segera memberikan penjelasan untuk meredam kekhawatiran warga. Berdasarkan keterangan resmi, fenomena keluarnya asap putih tersebut merupakan bagian dari proses teknis di lapangan. Tim ahli dari Pertamina EP memastikan bahwa situasi tersebut berada dalam kendali dan tidak membahayakan keselamatan lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Langkah-langkah mitigasi dan pemantauan intensif telah dilakukan oleh tim operasional di lapangan untuk memastikan stabilitas sumur BDA-004. Pihak perusahaan menegaskan komitmennya dalam menjaga standar keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan di seluruh wilayah operasional Jatibarang Field, terutama yang bersentuhan langsung dengan pemukiman warga.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi antara operator migas dan masyarakat setempat guna menghindari kesalahpahaman terhadap aktivitas operasional yang mungkin terlihat tidak biasa bagi orang awam. Pertamina EP menyatakan akan terus terbuka dalam memberikan informasi terkait kegiatan produksi migas demi transparansi dan keamanan bersama.
Sektor minyak dan gas bumi di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat, memiliki karakteristik geologi yang kompleks sehingga memerlukan pengawasan teknis yang ketat. Operasional sumur migas seringkali melibatkan proses pemeliharaan atau tekanan alami yang dapat menimbulkan fenomena visual tertentu, sehingga prosedur keselamatan kerja (HSE) menjadi standar mutlak untuk mencegah risiko kecelakaan kerja maupun pencemaran lingkungan.






