PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dijadwalkan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 30 September 2026. Pertemuan strategis ini direncanakan untuk membahas sejumlah agenda penting terkait arah kebijakan perusahaan ke depan.
Salah satu fokus utama dalam RUPSLB kali ini adalah pembahasan mengenai pemisahan segmen usaha Wholesale Fiber Connectivity. Langkah strategis ini mengindikasikan adanya upaya perusahaan untuk melakukan penataan ulang struktur bisnis agar pengelolaan layanan konektivitas serat optik skala besar dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Selain fokus pada pemisahan unit bisnis, agenda rapat tersebut juga akan membahas mengenai perubahan pengurus perusahaan. Penyesuaian dalam jajaran manajemen ini merupakan hal lumrah dalam tata kelola perusahaan terbuka guna memastikan kepemimpinan yang relevjan dengan target pertumbuhan dan tantangan industri telekomunikasi yang kian dinamis.
Keputusan yang dihasilkan dari RUPSLB ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan operasional bagi perusahaan dalam mengoptimalkan aset infrastruktur digital yang dimilikinya, sekaligus memperkuat posisi Telkom dalam pasar wholesale telekomunikasi di Indonesia.






