Dedi Mulyadi memberikan pernyataan tegas terkait penanganan berbagai pelanggaran disiplin dan etika yang terjadi di lingkungan pendidikan. Ia menekankan bahwa tindakan disipliner yang keras perlu diterapkan bagi siswa yang terbukti melanggar aturan sekolah secara berat, termasuk opsi untuk mengeluarkan siswa tersebut dari institusi pendidikan.
Menurut Dedi, ketegasan dalam menegakkan aturan sekolah sangat penting untuk menjaga integritas lingkungan belajar. Langkah mengeluarkan siswa yang nakal atau melanggar norma dianggap sebagai bentuk konsekuensi yang perlu diambil agar memberikan efek jera, sekaligus melindungi siswa lain yang taat pada aturan sekolah.
Selain fokus pada kedisiplinan siswa, Dedi Mulyadi juga menyoroti isu kekerasan seksual di lingkungan sekolah. Ia secara khusus meminta agar oknum guru yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi tidak mendapatkan perlakuan istimewa. Dedi mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan penahanan terhadap pelaku guna mencegah terjadinya intimidasi terhadap korban maupun saksi, serta memastikan proses hukum berjalan secara transparan.
Bagi Dedi, sekolah seharusnya menjadi tempat yang paling aman bagi peserta didik untuk menimba ilmu. Oleh karena itu, segala bentuk penyimpangan perilaku, baik yang dilakukan oleh siswa maupun tenaga pendidik, harus ditindak secara tegas tanpa kompromi demi terciptanya ekosistem pendidikan yang sehat dan bermartabat.






