Aliansi Serikat Marine Equipment Port Service (MEPS) menyampaikan aspirasinya terkait langkah transformasi dan penataan organisasi yang tengah dijalankan oleh PT Pelindo (Persero). Serikat pekerja ini menekankan pentingnya proses penataan yang dilakukan secara terukur guna memastikan stabilitas operasional dan kesejahteraan karyawan tetap terjaga.
Dalam menyikapi perubahan struktural tersebut, MEPS mendorong manajemen Pelindo untuk membuka ruang dialog yang konstruktif. Menurut mereka, komunikasi dua arah antara pihak manajemen dan perwakilan pekerja menjadi kunci utama agar setiap kebijakan transformasi dapat diimplementasikan dengan efektif tanpa menimbulkan gejolak internal.
Keterlibatan serikat pekerja dalam proses diskusi dinilai krusial karena mereka merupakan garda terdepan dalam pelayanan jasa pelabuhan. Dengan adanya dialog yang terbuka, diharapkan segala kekhawatiran pekerja terkait perubahan organisasi dapat terjawab dengan solusi yang adil dan transparan bagi semua pihak.
Upaya transformasi yang dilakukan oleh Pelindo Group sendiri merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk meningkatkan efisiensi logistik nasional. Namun, MEPS mengingatkan bahwa efisiensi organisasi tidak boleh mengabaikan aspek kemanusiaan dan hak-hak pekerja yang telah berkontribusi bagi perusahaan.
Melalui pendekatan yang persuasif dan profesional, Serikat MEPS berharap manajemen PT Pelindo (Persero) dapat mengedepankan prinsip musyawarah dalam setiap tahapan penataan organisasi. Hal ini dipandang penting untuk menjaga harmoni kerja sekaligus mendukung visi perusahaan dalam mencapai standar pelayanan pelabuhan kelas dunia.






