Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis data terbaru mengenai pergerakan masyarakat dalam menggunakan moda transportasi umum pada Agustus 2026. Berdasarkan laporan tersebut, terlihat adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam memilih sarana mobilisasi, di mana angkutan laut dan penyeberangan justru mengalami peningkatan jumlah penumpang.
Kenaikan volume penumpang pada sektor feri dan kapal laut ini menunjukkan adanya tren positif dalam pemanfaatan infrastruktur transportasi air. Hal ini mengindikasikan bahwa moda transportasi laut menjadi pilihan yang lebih diminati oleh masyarakat pada periode tersebut, baik untuk keperluan perjalanan bisnis maupun wisata antarwilayah.
Kondisi yang berbeda justru terjadi pada sektor transportasi udara. Data BPS menunjukkan bahwa jumlah penumpang pesawat mengalami penurunan atau melandai dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan ini menandakan adanya koreksi atau penurunan permintaan perjalanan udara yang cukup signifikan pada bulan Agustus 2026.
Perbedaan tren antara transportasi laut yang meningkat dan transportasi udara yang menurun ini memberikan gambaran mengenai dinamika mobilitas masyarakat Indonesia. Faktor-faktor seperti biaya perjalanan, ketersediaan rute, hingga preferensi waktu tempuh diduga menjadi alasan di balik pemilihan moda transportasi yang digunakan oleh masyarakat.






