Nasional

Waspada, Gunung Merapi Alami Puluhan Kali Guguran Lava dan Gempa Hibrid

Waspada, Gunung Merapi Alami Puluhan Kali Guguran Lava dan Gempa Hibrid

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan adanya peningkatan aktivitas vulkanis pada Gunung Merapi. Berdasarkan data pengamatan yang dirilis, aktivitas tersebut terpantau terjadi sepanjang periode Minggu, 27 September 2026, mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.

Dalam laporan resminya, BPPTKG mencatat terjadinya puluhan kali guguran lava yang mengalir dari puncak gunung. Fenomena ini mengindikasikan adanya pergerakan material vulkanik yang cukup intens di area kawah. Selain guguran lava, aktivitas seismik juga menunjukkan tren peningkatan dengan tercatatnya sejumlah gempa hibrid.

Gempa hibrid sendiri merupakan jenis getaran yang sering kali dikaitkan dengan pergerakan magma dari kedalaman menuju permukaan. Munculnya kombinasi antara guguran lava dan gempa hibrid ini menjadi perhatian serius bagi pihak otoritas pemantau gunung api untuk mengantisipasi potensi bahaya yang mungkin timbul bagi masyarakat di sekitar lereng Merapi.

BPPTKG terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap segala perubahan aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap arahan resmi dari pemerintah dan instansi terkait guna menghindari risiko bencana.

Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api paling aktif di dunia yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Karena aktivitasnya yang tinggi, kawasan ini memiliki sistem mitigasi bencana yang ketat, termasuk penetapan zona bahaya dan jalur evakuasi bagi penduduk setempat guna meminimalisir dampak erupsi yang kerap terjadi dalam siklus jangka pendek.

#Gunung Merapi#BPPTKG#Aktivitas Vulkanik#Bencana Alam#Yogyakarta

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →