Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menetapkan sosok yang akan mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) untuk masa bakti 2026-2031. Jabatan strategis tersebut kini dipercayakan kepada Gudfan Arif Ghofur, atau yang lebih akrab disapa sebagai Gus Gudfan.
Penunjukan Gus Gudfan dinilai bukan tanpa alasan. Ia dipandang memiliki kapabilitas dan rekam jejak yang mumpuni dalam mengelola organisasi. Sebelum dipercaya mengisi posisi Sekjen, Gus Gudfan telah mengemban berbagai tanggung jawab penting di lingkungan internal organisasi, termasuk pengalamannya saat menjabat sebagai bendahara.
Kapasitas manajerial dan pengalaman administratif yang dimilikinya diharapkan dapat membawa angin segar bagi tata kelola organisasi PBNU di masa mendatang. Sebagai Sekjen, ia akan memegang peran kunci dalam mengoordinasikan berbagai program kerja serta menjaga stabilitas administrasi organisasi selama lima tahun ke depan.
Penunjukan ini menjadi bagian dari langkah strategis PBNU dalam mempersiapkan kepemimpinan organisasi untuk periode mendatang. Dengan latar belakang pengalaman yang beragam, Gus Gudfan diharapkan mampu menjalankan fungsi koordinasi antarlembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama secara efektif dan efisien.






