Nasional

Kemenparekraf Dorong Batik Jadi Daya Tarik Wisata Pengalaman bagi Turis Mancanegara

Kemenparekraf Dorong Batik Jadi Daya Tarik Wisata Pengalaman bagi Turis Mancanegara

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia tengah mengupayakan transformasi batik agar tidak sekadar menjadi komoditas tekstil, melainkan menjadi bagian utama dari penawaran wisata pengalaman (experiential tourism) bagi wisatawan mancanegara.

Strategi ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi para pengunjung yang datang ke Indonesia. Alih-alih hanya membeli kain batik sebagai oleh-oleh, wisatawan nantinya akan didorong untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan batik. Dengan demikian, turis dapat merasakan pengalaman autentik dalam mengenal budaya Indonesia melalui interaksi langsung dengan para pengrajin lokal.

Kemenparekraf memandang bahwa tren pariwisata global saat ini telah bergeser. Wisatawan kini lebih mencari pengalaman yang bermakna dan mendalam daripada sekadar mengunjungi objek wisata populer. Dengan mengintegrasikan batik ke dalam paket wisata pengalaman, pemerintah berharap dapat meningkatkan lama kunjungan wisatawan serta mendorong pengeluaran wisatawan di berbagai daerah penghasil batik.

Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam peta pariwisata dunia melalui promosi kekayaan budaya yang tak benda. Dengan menjadikan batik sebagai aktivitas wisata, nilai filosofis dan sejarah di balik setiap motif batik dapat tersampaikan dengan lebih efektif kepada pengunjung internasional.

Batik sendiri telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi sejak tahun 2009. Pengakuan internasional ini menjadikan batik sebagai salah satu simbol identitas bangsa Indonesia yang paling dikenal di dunia, sekaligus menjadi aset penting dalam menarik minat wisatawan global untuk mengeksplorasi kekayaan seni tradisional nusantara.

#Batik#Kemenparekraf#Wisata Pengalaman#Pariwisata Indonesia#Budaya Indonesia

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →