Nasional

KNKT Beberkan Rekomendasi Teknis Usai Investigasi Tabrakan Kereta Api di Bekasi

KNKT Beberkan Rekomendasi Teknis Usai Investigasi Tabrakan Kereta Api di Bekasi

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah merilis hasil investigasi terkait insiden tabrakan kereta api yang terjadi di wilayah Bekasi. Dalam laporan resminya, KNKT menyoroti sejumlah permasalahan krusial yang menjadi pemicu kecelakaan, terutama terkait aspek komunikasi dan sistem persinyalan yang digunakan dalam operasional perkeretaapian.

Salah satu poin utama yang menjadi perhatian KNKT adalah urgensi penyediaan frekuensi khusus untuk telekomunikasi perkeretaapian. Hal ini dinilai penting guna memastikan koordinasi antarpetugas dan masinis berjalan tanpa gangguan, sehingga potensi miskomunikasi yang dapat berakibat fatal dapat diminimalisir.

Selain masalah komunikasi, KNKT juga menekankan perlunya evaluasi mendalam terhadap beban kerja Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKP). Beban kerja yang terlalu tinggi dikhawatirkan dapat menurunkan tingkat konsentrasi dan ketelitian petugas dalam mengatur lalu lintas kereta, yang pada akhirnya meningkatkan risiko terjadinya kesalahan manusia (human error).

Dari sisi teknologi, KNKT merekomendasikan agar dilakukan kajian mengenai penerapan sistem Automatic Train Protection (ATP). Sistem ini dirancang untuk memberikan perlindungan otomatis bagi kereta api, sehingga jika terjadi kesalahan dalam pengoperasian atau pelanggaran sinyal, sistem dapat mengintervensi untuk menghentikan kereta secara otomatis guna mencegah tabrakan.

Terakhir, KNKT mengimbau adanya proses verifikasi dan validasi independen terhadap sistem operasional yang berjalan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh prosedur keselamatan telah diterapkan dengan benar dan sesuai standar, serta mengidentifikasi celah risiko yang mungkin terlewatkan dalam pengawasan internal.

#KNKT#Kecelakaan Kereta Api#Keselamatan Transportasi#KAI#Bekasi

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →