Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) menilai penerapan Car Free Day (CFD) bukan sekadar kegiatan rutin mingguan untuk berolahraga, melainkan sebuah langkah strategis dalam mendorong transformasi sistem transportasi publik di perkotaan.
Menurut KPBB, CFD memberikan ruang bagi masyarakat untuk merasakan langsung suasana kota tanpa polusi kendaraan bermotor. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya beralih dari kendaraan pribadi menuju moda transportasi massal yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan berkurangnya volume kendaraan pada hari tertentu, masyarakat dapat melihat potensi penataan ruang kota yang lebih manusiawi dan berorientasi pada pejalan kaki.
Lebih lanjut, KPBB menekankan bahwa keberhasilan CFD dalam jangka panjang sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur transportasi publik yang memadai. Tanpa dukungan sistem transportasi massal yang terintegrasi, CFD hanya akan menjadi seremoni singkat tanpa dampak signifikan terhadap pengurangan kemacetan harian. Oleh karena itu, pemerintah didorong untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi umum agar masyarakat memiliki alternatif yang layak selain menggunakan kendaraan pribadi.
Transformasi ini dinilai krusial untuk menekan tingkat polusi udara yang kian mengkhawatirkan di kota-kota besar. Dengan menggeser paradigma masyarakat dari ketergantungan pada kendaraan pribadi menjadi pengguna transportasi publik, kualitas hidup warga kota dapat meningkat melalui lingkungan yang lebih bersih dan sehat.






