Nasional

Krisis Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk: Kurangnya Dermaga Jadi Pemicu

Krisis Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk: Kurangnya Dermaga Jadi Pemicu

Kepadatan kendaraan yang luar biasa terjadi di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Antrean panjang kendaraan yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan mencapai panjang hingga 12 kilometer, menciptakan kemacetan signifikan di area sekitar pelabuhan.

Kondisi ini menjadi sorotan serius bagi Anggota Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), yang melakukan kunjungan kerja ke Kantor ASDP Cabang Ketapang pada Senin (28/9/2026). Berdasarkan pengamatan dan koordinasi di lapangan, terungkap bahwa akar permasalahan utama dari penumpukan kendaraan tersebut adalah keterbatasan jumlah dermaga yang tersedia.

Kekurangan fasilitas dermaga menyebabkan proses bongkar muat kendaraan dari kapal ferry menjadi terhambat, sehingga arus keluar-masuk kendaraan tidak berjalan optimal. Hal ini mengakibatkan penumpukan kendaraan di area parkir dan jalan akses menuju pelabuhan, terutama pada saat volume perjalanan meningkat.

BHS menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur pelabuhan guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan di masa mendatang. Ketersediaan dermaga yang memadai dinilai menjadi kunci utama dalam mengurai kemacetan kronis yang kerap terjadi di jalur penyeberangan vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali ini.

Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk merupakan urat nadi transportasi utama yang menghubungkan Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Bali. Sebagai jalur logistik dan pariwisata paling sibuk, pelabuhan ini sering mengalami tekanan kapasitas tinggi, terutama menjelang musim libur nasional atau hari raya keagamaan, sehingga peningkatan fasilitas infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin kelancaran arus distribusi barang dan mobilisasi masyarakat.

#Pelabuhan Ketapang#Kemacetan#ASDP#Infrastruktur#Transportasi Laut

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →