Nasional

Kritik Slogan Tanpa Mahar, Nugie Mundur dari NasDem dan Pindah ke PSI

Kritik Slogan Tanpa Mahar, Nugie Mundur dari NasDem dan Pindah ke PSI

Seorang politisi muda asal Kota Palu, Nugie, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari Partai NasDem serta melepaskan jabatannya sebagai anggota DPRD Kota Palu. Keputusan besar ini diambil Nugie bersamaan dengan langkah politik barunya untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Langkah pengunduran diri ini tidak terjadi tanpa alasan. Nugie mengungkapkan kekecewaannya terhadap manajemen internal partai sebelumnya. Menurutnya, terdapat ketidaksesuaian antara komitmen partai dalam menghargai kader dengan realitas yang terjadi di lapangan. Ia merasa bahwa kontribusi dan dedikasi kader tidak mendapatkan apresiasi yang semestinya dari struktur organisasi partai.

Selain masalah penghargaan terhadap kader, Nugie juga memberikan kritik tajam terkait janji kampanye partai mengenai biaya politik. Ia secara khusus menyentil slogan 'tanpa mahar' yang selama ini digaungkan oleh NasDem. Nugie mengklaim bahwa dalam praktiknya, isu mengenai uang mahar atau biaya masuk partai masih menjadi persoalan yang menghantui para kader, sehingga slogan tersebut dinilainya tidak sepenuhnya terimplementasi dengan nyata.

Keputusan Nugie untuk berpindah haluan ke PSI menandai babak baru dalam karier politiknya. Ia berharap melalui partai baru tersebut, ia dapat menemukan lingkungan politik yang lebih sehat dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang ia yakini dalam mengabdi kepada masyarakat.

Fenomena perpindahan kader antarpartai politik di Indonesia sering kali dipicu oleh dinamika internal, perbedaan visi, hingga strategi pencalonan dalam menghadapi pemilihan umum. Perpindahan ini menjadi bagian dari dinamika demokrasi di mana individu politik mencari kendaraan yang dianggap lebih representatif untuk memperjuangkan aspirasi konstituennya di tingkat daerah maupun nasional.

#Politik#NasDem#PSI#DPRD Palu#Uang Mahar#Kader Partai

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →