Kunjungan yang dilakukan oleh Roy Suryo dan Dokter Tifa ke area pemakaman keluarga Presiden Joko Widodo kembali menjadi pusat perhatian publik. Tindakan kedua tokoh tersebut saat berada di lokasi pemakaman dinilai kontroversial oleh sejumlah pihak.
Berdasarkan informasi yang beredar, Rismon Sianipar menyoroti perilaku Roy Suryo dan Dokter Tifa yang dianggap tidak menunjukkan sikap khidmat selama berada di area makam. Keduanya disebut-sebut terlihat bercanda bahkan tertawa terbahak-bahak di depan pusara keluarga Presiden ke-7 Republik Indonesia tersebut.
Sikap yang ditunjukkan oleh Roy Suryo dan Dokter Tifa ini memicu reaksi negatif dari masyarakat yang menilai bahwa area pemakaman seharusnya menjadi tempat yang tenang dan penuh penghormatan, terlepas dari perbedaan pandangan politik antara pengunjung dengan sosok yang dimakamkan.
Kritik tajam ini muncul karena tindakan tersebut dianggap mencederai etika kesopanan dan norma sosial yang berlaku di masyarakat Indonesia, terutama saat mengunjungi tempat peristirahatan terakhir seseorang. Hingga saat ini, aksi tersebut masih menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Kritik terhadap perilaku publik figur di ruang terbuka sering kali berkaitan dengan norma kesopanan yang dijunjung tinggi dalam budaya masyarakat Indonesia. Area pemakaman secara umum dipandang sebagai ruang sakral yang memerlukan ketenangan, sehingga segala bentuk perilaku yang dianggap tidak pantas biasanya akan mendapat reaksi keras dari netizen maupun pengamat sosial.






