Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Guruh Soekarnoputra pada Sabtu (26/9/2026).
Kehilangan tokoh yang dikenal sebagai putra dari Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, ini menjadi momen duka bagi keluarga besar maupun masyarakat luas. Presiden Prabowo dalam pernyataan belasungkawanya mengungkapkan rasa simpati atas kepergian sosok yang memiliki peran penting dalam sejarah keluarga kepresidenan Indonesia tersebut.
Kematian Guruh Soekarnoputra meninggalkan jejak kenangan bagi banyak pihak yang mengenalnya. Sebagai bagian dari keluarga besar Proklamator bangsa, kehadiran sosok Guruh selama ini kerap dikaitkan dengan nilai-nilai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang diwariskan oleh sang ayah.
Presiden Prabowo berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi masa sulit ini. Ungkapan duka ini menjadi bentuk penghormatan terakhir dari kepala negara terhadap salah satu sosok yang memiliki kedekatan historis dengan fondasi awal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Guruh Soekarnoputra sendiri dikenal luas tidak hanya karena garis keturunannya, tetapi juga kontribusinya dalam berbagai bidang seni dan budaya di Indonesia. Sosoknya sering kali menjadi jembatan penghubung antara generasi masa lalu perjuangan kemerdekaan dengan generasi modern saat ini melalui berbagai aktivitas publik yang ia jalani selama hidupnya.






