Sejumlah massa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Anti Antek Asing melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Jakarta Selatan, pada Senin (28/9). Aksi yang melibatkan ratusan peserta ini berlangsung di Jalan Tegal Parang Utara No. 14.
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan terkait transparansi pendanaan organisasi lingkungan tersebut. Mereka mendesak agar WALHI membuka secara jelas sumber-sumber dana yang digunakan dalam menjalankan aktivitas organisasinya. Hal ini menjadi poin utama dalam orasi yang disampaikan oleh para peserta aksi di lokasi kejadian.
Kehadiran massa dalam jumlah besar sempat memadati area sekitar kantor WALHI. Para pengunjuk rasa menegaskan bahwa keterbukaan informasi mengenai pendanaan merupakan hal penting untuk memastikan bahwa organisasi non-pemerintah tetap independen dan tidak dipengaruhi oleh kepentingan pihak asing yang dianggap merugikan kepentingan nasional.
Aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk ekspresi dari Koalisi Pemuda Anti Antek Asing dalam mengawasi kinerja lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan hidup di Indonesia. Mereka berharap ada respons konkret dari pihak WALHI terkait tuntutan transparansi tersebut guna menghindari spekulasi negatif di masyarakat.






